Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 akan memasuki tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Berdasarkan jadwal resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), SKD Sekolah Kedinasan 2026 akan dilaksanakan pada 22 September hingga 7 Oktober 2026 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN.
Bagi peserta yang akan mengikuti SKD, memahami materi SKD Sekolah Kedinasan 2026 menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan. Peserta tidak hanya perlu berlatih mengerjakan soal, tetapi juga memahami karakteristik setiap kelompok tes.
Salah satu rekomendasi bimbel kedinasan, AKMIL & AKPOL terbaik di Bali, Surabaya, Pontianak dan Baturaja adalah Brilliant Academy melalui website resminya di brilliantacademy.id.
Mengacu pada ketentuan pemerintah, SKD Sekolah Kedinasan terdiri dari tiga kelompok materi, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Lantas, apa saja materi yang perlu dipelajari?
Secara umum, materi SKD Sekolah Kedinasan 2026 terbagi menjadi tiga bagian utama:
Pada pelaksanaan SKD 2026, peserta akan mengerjakan 110 soal dalam waktu 100 menit. Rinciannya terdiri dari 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 45 soal TKP.
Berikut rincian materi yang perlu dipersiapkan.
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) digunakan untuk menguji pemahaman peserta mengenai wawasan kebangsaan serta nilai-nilai yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Beberapa materi TWK yang perlu dipelajari meliputi:
Materi nasionalisme berkaitan dengan kemampuan peserta dalam memahami dan mewujudkan kepentingan nasional serta menjaga identitas bersama sebagai bangsa Indonesia.
Peserta dapat mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan rasa cinta tanah air, kepentingan bangsa, serta semangat persatuan.
Integritas berkaitan dengan kejujuran, ketangguhan, komitmen, konsistensi moral, dan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku.
Dalam menghadapi soal integritas, peserta perlu memahami bagaimana menerapkan prinsip tersebut dalam berbagai situasi.
Materi bela negara berkaitan dengan peran aktif warga negara dalam mempertahankan eksistensi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara serta sikap yang mencerminkan kecintaan terhadap NKRI menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
Peserta juga perlu memahami nilai-nilai yang terdapat dalam empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu:
Materi ini berkaitan dengan pemahaman mengenai kedudukan dan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa pemersatu.
Tips belajar TWK: jangan hanya menghafalkan materi. Pahami hubungan antara nilai-nilai kebangsaan dengan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Tes Intelegensia Umum (TIU) menguji kemampuan penalaran dan pemecahan masalah. Materi TIU terbagi menjadi kemampuan verbal, numerik, dan figural.
Kemampuan verbal berkaitan dengan kemampuan peserta memahami hubungan kata, menarik kesimpulan, serta melakukan analisis berdasarkan informasi yang tersedia.
Materinya meliputi:
Untuk menghadapi soal verbal, peserta sebaiknya memperbanyak latihan karena soal dapat menuntut ketelitian dan kecepatan dalam memahami informasi.
Kemampuan numerik berkaitan dengan kemampuan mengolah angka dan menyelesaikan persoalan matematika.
Materi yang perlu dipelajari antara lain:
Latihan secara rutin penting dilakukan karena kemampuan numerik tidak hanya membutuhkan pemahaman rumus, tetapi juga kecepatan dalam menghitung dan menentukan strategi penyelesaian.
Kemampuan figural menguji kemampuan peserta dalam memahami pola atau hubungan melalui gambar.
Materinya meliputi:
Untuk materi figural, peserta dapat membiasakan diri mengerjakan berbagai variasi pola gambar agar lebih cepat mengenali hubungan antarobjek.
Tes Karakteristik Pribadi (TKP) berkaitan dengan karakteristik dan kemampuan peserta dalam menghadapi berbagai situasi yang berhubungan dengan pekerjaan maupun kehidupan bermasyarakat.
Beberapa materi TKP yang perlu diperhatikan meliputi:
Materi ini berkaitan dengan kemampuan memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk keramahan, respons terhadap kebutuhan masyarakat, serta upaya memenuhi kepuasan publik.
Peserta perlu memahami bagaimana membangun hubungan kerja, bekerja sama, berkolaborasi, dan menciptakan kemitraan yang efektif dengan pihak lain.
Materi sosial budaya berkaitan dengan kemampuan beradaptasi dan bekerja di tengah masyarakat yang memiliki keberagaman latar belakang.
Materi TIK berkaitan dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pekerjaan dan meningkatkan kinerja.
Profesionalisme berkaitan dengan kompetensi, tanggung jawab, integritas, dan sikap dalam menjalankan tugas atau jabatan.
Materi ini berkaitan dengan pemahaman terhadap sikap dan tindakan dalam menghadapi paham radikal serta menjaga nilai persatuan dan kehidupan berbangsa.
Berbeda dengan TWK dan TIU, soal TKP menggunakan sistem penilaian yang berbeda. Pada SKD 2026, jawaban TKP memiliki bobot 1 hingga 5, sedangkan soal yang tidak dijawab mendapatkan nilai 0.
Agar persiapan lebih terarah, berikut gambaran pembagian soal SKD Sekolah Kedinasan 2026:
| Kelompok Tes | Jumlah Soal |
|---|---|
| TWK | 30 soal |
| TIU | 35 soal |
| TKP | 45 soal |
| Total | 110 soal |
Peserta diberikan waktu 100 menit untuk menyelesaikan seluruh soal.
Artinya, peserta perlu memiliki strategi manajemen waktu. Jangan sampai terlalu lama menghabiskan waktu pada satu soal sehingga soal lainnya tidak sempat dikerjakan.
Selain memahami materi, peserta juga perlu mengetahui nilai ambang batas yang ditetapkan pemerintah.
Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026, nilai ambang batas SKD Sekolah Kedinasan 2026 adalah:
| Materi | Nilai Ambang Batas | Nilai Maksimal |
|---|---|---|
| TWK | 65 | 150 |
| TIU | 80 | 175 |
| TKP | 156 | 225 |
| Kumulatif | — | 550 |
Ketentuan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Seleksi Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026.
Perlu diperhatikan bahwa terdapat ketentuan pengecualian nilai ambang batas bagi peserta dari daerah tertentu yang memperoleh afirmasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan waktu ujian yang semakin dekat, peserta sebaiknya tidak hanya berfokus pada hafalan materi. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain:
Pelajari kembali materi TWK, TIU, dan TKP secara terstruktur. Buat daftar materi yang sudah dikuasai dan materi yang masih perlu diperbaiki.
Latihan soal membantu peserta mengenali pola pertanyaan sekaligus meningkatkan kecepatan mengerjakan soal.
Karena SKD memiliki batas waktu 100 menit untuk 110 soal, latihan menggunakan timer dapat membantu membangun kemampuan manajemen waktu.
Jangan hanya melihat skor setelah tryout. Perhatikan jenis soal yang paling sering salah dan cari tahu penyebab kesalahannya.
Peserta juga perlu membiasakan diri dengan pola ujian berbasis komputer. BKN menyatakan SKD Sekolah Kedinasan 2026 menggunakan CAT BKN, dengan pelaksanaan yang dijadwalkan pada 22 September–7 Oktober 2026.
Persiapan SKD Sekolah Kedinasan 2026 membutuhkan strategi yang berbeda pada setiap kelompok tes.
TWK membutuhkan pemahaman wawasan kebangsaan dan nilai-nilai bernegara. TIU membutuhkan kemampuan penalaran, numerik, verbal, dan figural. Sementara TKP menuntut pemahaman terhadap berbagai situasi serta pilihan respons yang sesuai dengan karakteristik yang dinilai.
Dengan memahami materi SKD Sekolah Kedinasan 2026 sejak awal dan melakukan latihan secara rutin, peserta dapat mempersiapkan diri secara lebih terarah.
Bagi peserta yang ingin memaksimalkan persiapan, latihan soal, tryout, simulasi CAT, dan evaluasi hasil dapat menjadi bagian dari rutinitas belajar sebelum menghadapi SKD.
Persiapkan diri dari sekarang dan jangan menunggu mendekati hari ujian untuk mulai berlatih.
Brilliant Academy hadir membantu calon peserta mempersiapkan seleksi sekolah kedinasan melalui program bimbingan belajar yang dirancang untuk menghadapi berbagai tahapan seleksi.
Mulai persiapan lebih terarah dan tingkatkan peluang lolos seleksi sekolah kedinasan bersama Brilliant Academy.
info selengkapnya : 6282340958211 (Admin)
Program bimbel dirancang khusus untuk membantu peserta memahami pola soal SKD dan meningkatkan peluang lolos.
Jangan tunggu hingga mendekati pendaftaran. Persiapan lebih awal berarti peluang lebih besar untuk sukses!
Bimbel Brilliant Academy menawarkan berbagai program yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa, antara lain:
Kelas reguler untuk siswa yang ingin mempersiapkan diri lebih awal. Durasi belajar lebih panjang dengan jadwal fleksibel.
Dikhususkan untuk siswa yang ingin belajar dengan tempo lebih cepat menjelang ujian. Program ini mencakup simulasi ujian secara intensif.
Bagi siswa yang membutuhkan perhatian lebih, tersedia kelas privat dengan jadwal dan materi yang dapat disesuaikan.
Bagi siswa yang membutuhkan bimbel cuma bisa dari rumah aja, Brilliant academy juga menyediakan program online yang fleksibel.
Briliant Academy rutin mengadakan try out untuk mengukur kemampuan siswa dan membiasakan mereka dengan atmosfer ujian sesungguhnya.
Bagi Kamu yang berada di Bali, Surabaya, Pontianak, Baturaja OKU dan sekitarnya, dan bercita-cita untuk lolos Sekolah Kedinasan, CPNS, PPPK, AKPOL, maupun AKMIL, Brilliant Academy adalah solusi terbaik. Dengan pengajar berpengalaman, materi lengkap, simulasi akurat, serta garansi lulus, Briliant Academy siap menjadi mitra perjalanan Anda menuju masa depan gemilang.
Kontak:
📱 Telepon/WhatsApp: 6282340958211
📧 Email: Briliantacademy29@gmail.com
Terima kasih sudah melakukan pendaftaran di Brilliant Academy silahkan menghubungi Admin +62 823-4095-8211 untuk melakukan pembayaran sesuai dengan program yang kamu pilih.